Habibie …

BH. Habibie (Sumber Foto: Tribun Makasar)

Petang ini cukup terhenyak mendapat kabar wafatnya Presiden ke-3 RI Prof. Dr (HC), Ing., Dr., Sc., Mult., Bacharuddin Jusuf Habibie. Awalnya sempat mengira hoax, seperti kabar yang saya terima dua hari sebelumnya. Ternyata benar, beliau wafat petang ini pukul 18.03 WIB. 😦

Tanpa mengesampingkan presiden-presiden lain, Pak Habibie adalah presiden yang paling saya kagumi, presiden inspiratif.  Saya mengenalnya sejak SD, sewaktu beliau masih menteri di era Presiden Soeharto. Berawal dari cerita guru SD, guru SMP, dan guru SMA, tentang kecerdasannya, prestasinya, karya teknologinya, kecintaan kepada negaranya, kerelijiusannya, dll. Diantara yang paling menarik perhatian saya, selain prestasi & IQ-nya adalah relijiusannya, kabar rutin puasa sunnah Senin Kamis, tahajud, dll.

Lajengkeun maos

#bj-habibie, #habibie, #inspirasi, #wafat

Buku kuring 2018

Minat baca orang Indonesia masih rendah”. Ada juga yang bilang “Minat baca orang Indonesia cukup tinggi, tapi daya bacanya masih sangat rendah. Minat baca sosmed: Whatsapp, facebook, Instagram, twitter, cukup tinggi, tapi daya baca buku sangat rendah”. Pernah mendengar ungkapan itu? Kalau tidak salah pernyataan tersebut pernah diungkapkan Gubernur DKI Jakarta yang juga mantan Mendikbud Anies Baswedan. Sebuah pernyataan yang… saya sih setuju, karena buktinya nyata, saya sendiri hehe…

Lajengkeun maos

#buku, #buku-2018, #buku-best-seller, #buku-islam, #buku-terbaik

Tsunami efek

Kejadian tsunami selat sunda hari minggu malam (23/12) menyisakan banyak kesedihan. Tagar keprihatinan tsunami seperti #PrayForAnyer, #PrayForLampung, #PrayForBanten, #PrayForIndonesia menjadi trending topik, hampir tiap hari semua media membahasnya. Ditambah hari ini (26/12) tepat 14 tahun pasca tsunami Aceh.

Ternyata efek tsunami selat sunda sampai juga ke daerah kami Pangandaran. Bukan efek fisik, tapi ke pengunjung. Meski pantai tetap ramai wisatawan, tetap saja tidak seramai liburan akhir tahun sebelumnya. Sepertinya sebagian pengunjung lebih mengalihkan liburan bukan ke Pantai. Salah seorang teman saya yang berdomisili di Bandung pun demikian, mengabari “tadinya mau ke Pangandaran, tapi malas karena ada peringatan jangan mendekati pantai” Hah, peringatan? Peringatan dari Hongkong? Hehe… tsunaminya di pantai utara piraku pantai selatan ikut tsunami. Jika tsunami karena erupsi gunung Krakatau, masa sih sampai ke Pangandaran? Padahal sejak kejadian tsunami 3 hari lalu hingga saat ini, kami warga Pangandaran sama sekali tidak terpengaruh kabar tersebut. Nelayan tetap beraktivitas seperti biasa. Hotel, pedagang, dan pelaku kegiatan wisata lainnya sama sekali tidak terpengaruh.

Lajengkeun maos

Dokter kuring

Yang paling tahu kondisi kesehatan kita adalah kita sendiri. Kita sakit, tentunya karena kita merasakan itu. Sakit apa? Harusnya kita juga paling mengetahui, bukan orang lain, meski untuk mengetahui detil penyakit dan obatnya diperlukan seorang ahli– dokter – dibidangnya.

Sakit, setiap kita pastinya pernah merasakan. Setahu saya hanya Firaun laknatullah yang tidak pernah sakit selama hidupnya. Lainnya, pasti pernah sakit, Rasulullah sekalipun. Hanya intensitasnya yang beda-beda. Saya misal, dulu termasuk yang relatif sering sakit, terutama flu-pilek.

Lajengkeun maos

#dokter, #obat, #obat-kuring, #obat-pribadi, #sehat-tanpa-dokter

Parebut CPNS

Saat ini, Pegawai Negeri Sipil (PNS) atau Aparatur Sipil Negara (ASN) masih menjadi salah satu pekerjaan impian sebagian masyarakat Indonesia. Membludaknya peminat pendaftar CPNS, demonstrasi pegawai honorer berharap diangkat jadi CPNS menjadi salah satu bukti.

Saya pernah merasakan menjadi pemburu CPNS. Berkali-kali tes, karena dulu tiap departemen atau kementerian melakukan pendaftaran CPNS dengan waktu yang berbeda. Jadi dalam setahun kita bisa mengikuti tes CPNS beberapa kali. Setiap kali tes selalu penuh harap, ketika tidak diterima, kecewanya minta ampun. Saking kecewanya bisa seperti yang sakit mendadak. Mirip dengan orang patah hati.   Murung, mengurung diri di kamar, semangat turun drastis, ngedrop, dll. Itu terjadi berulang, berkali-kali. Kalau tidak salah 5 kali saya tes CPNS dan tidak diterima.

Lajengkeun maos

#cpns, #daftar, #pekerjaan, #rebutan

Pilih-pilih Coba-Coba

Coba-coba merokok akhirnya ketergantungan rokok, coba-coba minum miras, coba-coba pakai narkoba akhirnya ketergantungan. Coba-coba judi akhirnya kebiasaan. Coba-coba berjina akhirnya jadi PSK. Nauzubillah… Semua berawal dari coba-coba. Coba-coba yang menjerumuskan.

Lajengkeun maos

#coba-coba, #pilih-pilih

Politik Kuring

Kamu milih siapa? Jangan milih si A! Si B bagus loh, dari pada si C yang bla..bla…bla… Pernah mendengar atau membaca kalimat seperti itu?. Saya sih sering. Pembicaraan politik seperti itu sudah menjadi hal biasa kita jumpai, karena politik mau tidak mau sudah menjadi bagian dari kita. Walau bagi saya, politik sesuatu yang kurang menarik. Karenanya, kami di keluarga sangat Lajengkeun maos

#politik, #saya, #sikap-politik