Buku kuring 2018

Minat baca orang Indonesia masih rendah”. Ada juga yang bilang “Minat baca orang Indonesia cukup tinggi, tapi daya bacanya masih sangat rendah. Minat baca sosmed: Whatsapp, facebook, Instagram, twitter, cukup tinggi, tapi daya baca buku sangat rendah”. Pernah mendengar ungkapan itu? Kalau tidak salah pernyataan tersebut pernah diungkapkan Gubernur DKI Jakarta yang juga mantan Mendikbud Anies Baswedan. Sebuah pernyataan yang… saya sih setuju, karena buktinya nyata, saya sendiri hehe…

Berdasarkan penelitian “Most Littered Nation in the World” yang dilakukan Central Connecticut State University pada tahun 2016 bahkan menempatkan Indonesia menduduki peringkat ke-60 dari 61 negara soal minat baca. Peringkat yang ruarrrr biasa, luar biasa memalukan… ngerakeun lur. Eh, tapi saya lebih sependapat dengan pernyataan Pak Anies, sebenarnya minat baca orang Indonesia itu tinggi, cuma daya bacanya yang rendah.

Daya baca saya? Saya memiliki beberapa buku yang dibeli selama 2018, diantara buku-buku itu ada yang tuntas dibaca dan banyak yang belum. Berikut buku-buku dimaksud, buku versi cetak, bukan ebook:

–  Satu Langkah Setiap Hari –Arafat

Buku Ustaz Arafat yang kedua ini saya dapatkan di awal tahun 2018, berisi 365 judul, sama dengan jumlah hari dalam 1 tahun. Di tiap judul ditulis tanggal, mulai 1 Januari sampai 31 Desember. Pembaca diharapkan minimal tiap hari membaca satu judul sesuai tanggal dan diharapkan bisa tuntas membaca buku dalam 365 hari alias satu tahun. Saya sendiri sangat menikmati tulisan-tulisannya, bacaannya ringan, penuh hikmah, mudah dipahami dan sangat menginspirasi.

Apakah saya sudah tuntas membacanya? Jawabanya Belum. Tapi saya sudah membaca sebagiannya, sebagiannya bahkan sudah saya baca sebelum buku ini terbit. Iya, saya sudah membaca sebagian tulisan-tulisan beliau sebelum buku ini terbit. Karena tulisan di buku ini adalah kompilasi tulisan beliau dari chanel Telegramnya.

– Lagi Kangen Ramadhan – Arafat

Masih buku Ustaz Arafat, ini adalah buku ketiganya, buku yang saya beli awal Mei 2018 sebelum bulan Ramadhan ini hanya setebal 128 lembar. Sebuah buku yang akan mendesain ulang Ramadhan Anda. Buku ini berisi petuah dan tips penulis bagi pembacanya tanpa merasa dinasihati. Contohnya tips tetap lapar selama puasa. Bukan tips menahan lapar, tapi tips tetap lapar.

Tuntaskah saya membacanya? Hampir. Materi intinya semua saya baca, hanya indeks ayat dan hadits yang  ada dibagian akhir yang belum terbaca.

Tambahan: Buku ini sejenis dengan buku pertama beliau “Kangen Ramadhan Lagi” yang terbit sebelum Ramadhan 2017. (Alhamdulillah, saya hatam buku ini ….).

– Kepemimpinan Jalan Langit – Riza Zacharia

Ini adalah buku pertama Riza Zacharia yang merupakan owner Syaamil Group (syaamil Quran), Sygma Corp (Sygma Daya Insani, Sygma Media Inovasi, dll.), Founder Sygma Foundation, Founder Muda Juara Indonesia. Buku cetakan pertama Mei 2018, saya mendapatkannya Juni 2018. Buku setebal 274 halaman ini sangat menginspiratif, saking menginspiratifnya saya tak bisa menguraikannya disini. Pokoknya highly recommended deh. Saya membaca buku ini dari awal sampai akhir, tuntas-tas-tas… sepertinya titik komanya juga tidak ada yang terlewat hehe….

– Diary Garpu Tala, cara baru reframing untuk semua solusi – Nasrullah

Ini adalah buku ketiga beliau. Buku ini mengajarkan kita bagaimana meminta petunjuk kepada Sang Pencipta untuk segala persoalan. Persoalan apapun pasti ada jalan keluarnya, ada petunjuknya. Caraya? Beliau jelaskan ada pada Al-Quran melalui teknik garpu tala. Buku ini juga saya hatam, saya baca tuntasss. Alhamdulillah, berupaya untuk selalu mengamalkannya. Buku ini sebenarnya kelanjutan dari Buku Kedua Beliau “Rahasia Magnet Rezeki”. Buku Diary Garpu Tala lebih banyak berisi testimoni-testimoni pembaca yang sudah mengamalkan ilmu rahasia magnet rezeki. Ustaz Yusuf Mansur, Ippho Santosa, dan beberapa inspirator hebat lain menulis testimoninya di buku ini.

Tambahan info: Buku pertama Ust. Nasrullah berjudul “Magnet Rezeki” ditulis bersama dengan Ippho Santosa, buku kedua “Rahasia Magnet Rezeki” dengan konsep positive thinking, positive feeling, & positive motivation-nya, dan “Diary Garpu Tala” buku ketiganya.

– Law of Attraction – Michael J. Losier

Sebuah buku yang dicetak pertama pada Juni 2014 ini saya beli bulan Agustus 2018. Saya tertarik setelah mengikuti sebuah pelatihan, narasumbernya sedikit membahas kehebatan buku ini. Namun sayang, buku ini sama sekali belum saya baca, saya baru baca halaman awal dan daftar isi Tapi Insya Allah buku ini termasuk antrian yang harus dibaca tuntas.

– Bukan Skedar Nulis, Pastikan Best Seller – Tendi Murti

Nyesel… Serius, kalau Anda mau menulis buku tapi Anda belum baca buku Tendi Murti ini. Di dalamnya ada trik-trik menulis ala otak kanan bagaimana cara menulis buku dengan cepat.” Ippho Santosa, Penulis Buku Mega Best Seller 7 Keajaiban Rezeki.

Eddaan, rahasia menulis dan bagaimana membuat buku saya best seller dibongkar habis-habisan oleh Tendi Murti”. Dewa Eka Prayoga, Pakar Selling, Penulis Buku Best Seller.

Jika para penulis hebat saja mengungkapkan testimoninya seperti itu, pasti isinya super hebring. Saya tertarik dengan buku ini bukan berarti kebelet menulis buku. Hanya sebagai pengetahuan, sukur-sukur beneran bisa nulis buku hehe….

Lebih dari separuh buku ini sudah saya baca, sisanya… PR di 2019.

– Moderasi Islam di Era Disrupsi – Zaki Mubarak

Buku seperti ini sepertinya susah untuk saya baca tuntassss…. Sekali lagi susah…. Daya baca saya sangat rendah untuk membaca buku seperti ini. Sejak beli – Oktober 2018 – hingga saat ini saja buku ini masih tersegel, baru dibaca sampul depan & sampul belakangnya. Hadeuuh….. Tapi tetap, kedepan harus terbaca.  

– Hijrah Rezeki – Arafat

Setiap rezeki ada ilmunya, setiap ilmu ada rezekinya. “Barang siapa berhijrah di jalan Allah, Niscaya mereka mendapati di muka Bumi ini tempat yang luas dan rezeki yang melimpah” (QS. An-Nisa: 110).

Ustaz Arafat selalu punya cara ajaib untuk menerangkan sesuatu yang rumit, jadi santai dan simple. Mudah-mudahan buku ini dibaca muslim se-Indonesia, biar kita jadi negara kaya tahun depan!. Aamiin!” (KH. Munawir Ngacir, Narasumber Tahsin Qur’an MNCTV).

Kalimat tersebut ada di sampul depan buku. Ini buku ke-empat sekaligus terbaru beliau. Buku yang baru keluar di akhir 2018 ini masih belum saya baca. Tapi saya berjanji di awal 2019 ini harus tuntas terbaca.

– Melawan Kemustahilan – Dewa Eka Prayoga

Buku yang terbit di Desember 2018 ini saya dapatkan dengan Pre Order. Diwaktu pre ordernya saja sudah dipesan ribuan eksemplar. Luarrr biasa… sudah best seller sebelum diterbitkan hehe….. Isinya? Lagi-lagi saya belum membacanya, tapi Insya Allah saya akan tuntas setuntas-tuntasnya membaca buku ini. Buku yang ditulis berdasar pengalaman asli penulisnya. Melihat video yang berkisah melawan kemustahilan-nya saja, saya sudah berkaca-kaca, apalagi membaca bukunya. Saya memang penggemar & follower Kang Dewa Eka Prayoga. Selain beliau, saya juga pengagum tulisan-tulisan Ustaz Nasrullah, Ustaz Arafat, Ippho Santosa, dll. Bukan hanya membeli bukunya, saya juga follower di beberapa medsosnya.

Sekedar berapologi, salah satu alasan belum menuntaskan membaca buku-buku tersebut karena bulan-bulan ini sedang mulai menyusun usulan penelitian tesis. Insya Allah, 2019 lulus. Aamiin.

Selamat Tahun Baru, semoga tahun ini semakin berkah, semakin sukses. Salam haneut

#buku, #buku-2018, #buku-best-seller, #buku-islam, #buku-terbaik